No image available for this title

Cetak

(Penelitian Bidang Bimas) Jemaat Ahmadiyah dan Respon Masyarakat di Kabupaten Buton



Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri eksistensi jemaat Ahmadiyah di kabupaten Buton serta
respon masyarakat terhadap keberadaan jemaat Ahmadiyah. Penelitian ini berfokus pada dua masalah
penelitin, yaitu: bagaimana eksistensi dan perkembangan jamaat Ahmadiyah di kabupaten Buton serta
bagaimana respon masyarakat terhadap keberadaan jemaat Ahmadiyah di kabupaten Buton. Penelitian
menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi,
analisis data dengan metode deskriptif-analitis. Ahmadiyah di kabupaten Buton telah ada sejak tahun
1983 dibawa oleh dua orang warga Buton yang telah menganut Ahmadiyah aliran Qadian di Jakarta.
Hingga saat ini terdata 53 orang jemaat Ahmadiyah di Buton dan tinggal di kelurahan Saragi, kecamatan
Pasarwajo. Hubungan antara jemaat Ahmadiyah dan masyarakat sekitar tidak harmonis, masyarakat
merespon keberadaan jemaat Ahmadiyah dengan sikap resistensi yang tinggi, bahkan bermuara pada
konflik horisontal pada tahun 2006, 2007, 2009, dan 2010. Saat ini, jemaat Ahmadiyah di Buton tidak
dapat lagi melakukan aktivitas keagamaan.
Kata kunci: jemaat Ahmadiyah, Kabupaten Buton, respon masyarakat.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
Mimikri Jurnal Agama dan Kebudayaan
No. Panggil
-
Penerbit Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar : Makassar.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2540-859X
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
20
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this